Kontribusi Nyata, Dosen TRPF Politeknik Negeri Lhokseumawe Terlibat dalam Proyek Energi Geothermal PT Sarulla Operations Ltd.
Sumatera Utara - Salah satu dosen senior dari Program Studi Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi Logam (TRPF), Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Ir. Syukran, ST.,MT.,IWE dipercaya untuk terlibat langsung dalam proyek strategis nasional bidang energi terbarukan. Dalam proyek bertajuk Steamfield Above Ground System (SAGS) – Geothermal milik owner PT Sarulla Operations Ltd yang berlokasi di Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, beliau memegang posisi krusial sebagai Welding Inspector/Quality Control (QC). Keterlibatan ini berada di bawah naungan main kontraktor PT Supraco Indonesia yang bertindak sebagai Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk pengembangan infrastruktur di lokasi proyek WJR-1.

Proyek di lokasi pad sumur WJR-1 ini berfokus pada rencana pengeboran tiga sumur produksi baru guna mengoptimalkan pasokan fluida geothermal ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) NIL yang sudah ada. Mengingat kompleksitas dan tingginya risiko industri panas bumi, seluruh proses inspeksi pengelasan di lapangan wajib mengacu pada standar internasional yang sangat ketat, yaitu ASME Code Section IX untuk kualifikasi dan ANSI B31.1 Power Piping untuk sistem perpipaan termal bertekanan tinggi. Kehadiran dosen PNL di tengah proyek ini membuktikan bahwa kompetensi akademisi kampus vokasi kita diakui secara profesional oleh industri global.

Keterlibatan langsung di lapangan ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang besar bagi institusi. Seluruh pengalaman praktis, dinamika pemecahan masalah di lapangan, serta penerapan ilmu welding inspection dan quality control standar dunia yang diperoleh selama proyek berlangsung, akan dibawa kembali ke kampus. Pengalaman berharga ini menjadi modal penting untuk terus memperbarui materi kuliah, meningkatkan kompetensi personal, sekaligus mendongkrak kualitas pembelajaran serta daya saing mahasiswa Prodi TRPF Politeknik Negeri Lhokseumawe agar siap menjawab tantangan industri masa depan. Azwinur
