PSTRPF Libatkan Praktisi Industri dalam Pembelajaran Praktik Pengelasan

PSTRPF Libatkan Praktisi Industri dalam Pembelajaran Praktik Pengelasan

Lhokseumawe — Program Studi Teknologi Rekkayasa Fabrikasi dan Produksi (PSTRPF) terus memperkuat kualitas pembelajaran vokasi dengan melibatkan praktisi industri secara langsung dalam proses belajar mengajar. Pada mata kuliah Praktik Las, PSTRPF menghadirkan Bapak Azhari, seorang welder profesional bersertifikat nasional, untuk mendampingi dosen dalam membimbing mahasiswa pada kegiatan praktik pengelasan.

Keterlibatan praktisi industri ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang diperoleh di kelas dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Bapak Azhari yang memiliki sertifikasi Juru Las dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (MIGAS) berperan aktif dalam memberikan arahan teknis, pengawasan keselamatan kerja, serta berbagi pengalaman lapangan kepada mahasiswa.

Dalam pelaksanaan praktik, mahasiswa dibimbing langsung mengenai teknik pengelasan SMAW dan GTAW, pengaturan parameter pengelasan, pemilihan elektroda, serta penerapan standar kerja sesuai prosedur industri. Kehadiran praktisi dinilai mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap standar mutu pengelasan, disiplin kerja, dan kesiapan menghadapi tantangan di dunia industri.

Koordinator mata kuliah Praktik Las menyampaikan bahwa kolaborasi dengan praktisi industri merupakan bagian dari strategi PSTRPF dalam menerapkan pendidikan vokasi berbasis praktik dan kebutuhan industri (link and match). “Mahasiswa tidak hanya belajar cara mengelas, tetapi juga memahami standar, etika kerja, dan tanggung jawab profesional seorang welder,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Azhari menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan pembelajaran ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih serius menekuni keterampilan pengelasan. “Pengalaman di lapangan saya bagikan agar mahasiswa siap kerja dan memahami tuntutan industri sebenarnya,” katanya.

Melalui keterlibatan praktisi industri bersertifikat dalam proses pembelajaran, PSTRPF menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, siap kerja, dan sesuai dengan standar industri pengelasan.