Welder Industri Berbagi Pengalaman pada Mata Kuliah Praktik Las II Prodi TRPF

Welder Industri Berbagi Pengalaman pada Mata Kuliah Praktik Las II Prodi TRPF

Lhokseumawe – Program Studi Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi (TRPF), Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Lhokseumawe, kembali menghadirkan praktisi industri dalam kegiatan pembelajaran sebagai upaya mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja. Pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Zulfadli, seorang welder profesional yang saat ini bekerja di PT. Petroflexx Prima Daya, dipercaya sebagai praktisi industri untuk mengajar pada Mata Kuliah Praktik Las II.

Pada kesempatan tersebut, Zulfadli memberikan pembelajaran praktik pengelasan pelat posisi 3G (Vertical Groove Welding). Materi yang disampaikan tidak hanya mencakup teknik dasar dan prosedur pengelasan, tetapi juga berbagai pengalaman nyata di lapangan, mulai dari persiapan material, pemilihan parameter pengelasan, teknik pengelasan posisi vertikal, hingga penerapan standar kualitas dan keselamatan kerja yang berlaku di industri.

Melalui pembelajaran yang dibawakan oleh praktisi industri, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai tuntutan kompetensi seorang welder profesional, disiplin kerja, serta pentingnya menghasilkan sambungan las yang memenuhi standar mutu. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi menyampaikan bahwa kehadiran praktisi industri merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis industri yang terus dikembangkan oleh Prodi TRPF.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Zulfadli yang telah bersedia meluangkan waktu untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan keterampilan kepada mahasiswa kami. Pengalaman beliau sebagai welder di industri memberikan pembelajaran yang sangat berharga karena mahasiswa dapat memahami secara langsung standar kompetensi, budaya kerja, serta tantangan yang dihadapi di dunia industri. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga lulusan Prodi TRPF semakin kompeten dan siap bersaing di dunia kerja."

 

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Program Studi Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi dalam memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan menghadirkan praktisi sebagai pengajar, mahasiswa tidak hanya memperoleh penguasaan teori dan praktik di laboratorium, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai calon tenaga kerja di bidang pengelasan. azwinur